Universitas Arab Saudi dan Syarat Kompetensi Bahasa Arab
- account_circle Yusuf Maulana, S.Pd.I.
- calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tidak semua universitas di Arab Saudi mensyaratkan sertifikat bahasa Arab eksternal seperti TOAFL. Pada banyak kasus, kampus justru memakai tes kemampuan atau penempatan internal, program persiapan bahasa, atau syarat bahasa yang berbeda menurut fakultas dan bahasa pengantar program.
Karena itu, istilah “kompetensi bahasa Arab tersertifikasi” harus dibaca secara hati-hati. Bukti kemampuan bisa berupa tes internal universitas, sertifikat yang secara eksplisit diterima, atau riwayat pendidikan berbahasa Arab. Jangan menganggap TOAFL otomatis wajib atau otomatis diterima oleh semua kampus Saudi.
Daftar Isi
Apa yang perlu dibedakan sebelum mendaftar?
Calon mahasiswa sering mencampur tiga hal: syarat bahasa untuk masuk, tes penempatan setelah mendaftar, dan sertifikat eksternal yang digunakan sebagai bukti tambahan. Ketiganya tidak selalu memiliki fungsi yang sama.
| Jenis bukti | Fungsi | Apakah otomatis menggantikan tes kampus? |
|---|---|---|
| Tes bahasa internal | Menilai kelayakan atau menentukan level | Tidak relevan untuk diganti kecuali kampus menyatakan demikian |
| Program persiapan bahasa | Meningkatkan kemampuan sebelum masuk program akademik | Bukan sertifikat penerimaan |
| Sertifikat eksternal seperti TOAFL | Membuktikan kemampuan yang pernah diuji | Tidak otomatis diterima |
| Riwayat pendidikan berbahasa Arab | Dapat menjadi indikator kesiapan akademik | Tergantung kebijakan kampus |
Universitas Islam Madinah: tes bahasa Arab memang menjadi bagian seleksi tertentu
Universitas Islam Madinah memberikan contoh paling jelas tentang penggunaan tes bahasa Arab dalam proses penerimaan mahasiswa internasional. Dalam panduan resmi bagi pelamar internasional, calon mahasiswa jalur teoretis dari negara yang bahasa pengantar sekolah menengahnya bukan bahasa Arab harus mengikuti tes penempatan bahasa Arab.
Panduan tersebut juga menjelaskan bahwa perkuliahan pada jalur teoretis berlangsung dalam bahasa Arab, sedangkan jalur ilmiah menggunakan bahasa Inggris. Informasi resmi dapat diperiksa pada panduan pelamar internasional Universitas Islam Madinah.
Harus lulus tes bahasa Arab?
FAQ resmi universitas memberikan nuansa penting: pelamar dari negara non-Arab memang harus mengikuti tes bahasa Arab, tetapi tidak selalu harus lulus pada level tertentu untuk dapat diterima. Pelamar yang kemampuan Arabnya belum memadai dapat ditempatkan pada program bahasa sebelum memasuki jenjang sarjana.
Universitas juga memiliki program persiapan bahasa khusus bagi mahasiswa internasional nonpenutur Arab. Tujuannya adalah meningkatkan kemampuan sampai level yang memungkinkan mahasiswa mengikuti perkuliahan di fakultas. Penjelasan program dapat dilihat pada program Linguistic Preparation Universitas Islam Madinah.
Apakah TOAFL menggantikan tes Universitas Islam Madinah?
Tidak ada dasar resmi yang saya temukan untuk menyatakan TOAFL otomatis menggantikan tes bahasa Arab universitas. Jadi, jika Anda sudah memiliki sertifikat TOAFL, gunakan sebagai bukti kompetensi pendukung, tetapi tetap ikuti prosedur tes atau penempatan yang diminta kampus.
King Abdulaziz University: ada ekosistem tes Arab, tetapi bukan syarat TOAFL universal
King Abdulaziz University memiliki Arabic Language Institute for Speakers of Other Languages dan aktif dalam pengembangan serta pengujian kompetensi bahasa Arab. Pada 2025, universitas menjadi tuan rumah tes kemampuan bahasa Arab akademik “Hamza” bersama King Salman Global Academy for the Arabic Language.
Tes Hamza mengukur empat keterampilan: menyimak, membaca, menulis, dan berbicara, dengan format terstandar berbasis kerangka CEFR. Informasi tersebut tersedia pada publikasi resmi King Abdulaziz University tentang tes Hamza.
Namun, keberadaan tes tersebut tidak berarti seluruh program KAU mewajibkan Hamza atau TOAFL sebagai syarat masuk. Persyaratan tetap harus dibaca pada program dan intake yang dituju karena bahasa pengantar serta standar penerimaan dapat berbeda.
Bagaimana dengan universitas Saudi lainnya?
Portal nasional Study in Saudi memuat banyak universitas, termasuk Universitas Islam Madinah, Umm Al-Qura University, Imam Mohammad Ibn Saud Islamic University, dan kampus lainnya. Namun, daftar universitas pada portal nasional tidak sama dengan daftar kampus yang mewajibkan sertifikat bahasa Arab eksternal.
Untuk kampus seperti Imam Mohammad Ibn Saud Islamic University, King Saud University, Umm Al-Qura University, dan lainnya, calon mahasiswa perlu mengecek halaman program secara spesifik. Jangan menarik kesimpulan dari reputasi kampus atau karakter keislamannya saja.
Kapan sertifikat TOAFL relevan untuk pendaftaran?
TOAFL paling relevan dalam tiga kondisi. Pertama, ketika universitas atau program secara eksplisit menyebut sertifikat kemampuan bahasa Arab dan menerima tes tersebut. Kedua, ketika kampus meminta bukti kompetensi umum tetapi memberi ruang bagi beberapa jenis sertifikat. Ketiga, ketika Anda ingin menggunakan hasil tes sebagai dokumen pendukung untuk menunjukkan kesiapan akademik.
Jika pengumuman tidak menyebut TOAFL, jangan berasumsi bahwa sertifikat akan menggantikan tes internal. Fungsi terbaiknya adalah sebagai bukti kemampuan tambahan dan alat diagnosis sebelum mengikuti seleksi kampus.
Untuk memahami struktur dan fungsi tes, baca TOAFL: pengertian, fungsi, dan struktur tes. Jika Anda masih membandingkan destinasi studi, lihat juga direktori beasiswa studi Timur Tengah.
Dokumen akademik: terjemahan dan legalisasi tidak boleh disamaratakan
Selain bahasa, pelamar internasional harus memperhatikan legalisasi dan terjemahan dokumen. Pada sejumlah program yang tampil di portal Study in Saudi, lulusan dari luar Saudi diminta menyerahkan dokumen yang telah disahkan oleh otoritas terkait dan menerjemahkan dokumen ke bahasa Arab atau Inggris apabila diperlukan.
Ini berbeda dari klaim bahwa semua dokumen wajib diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah Indonesia. Kampus atau otoritas Saudi dapat menetapkan bentuk terjemahan, legalisasi, autentikasi, atau penyetaraan tertentu. Pelamar harus mengikuti ketentuan resmi program dan kedutaan yang berlaku pada saat pendaftaran.
Dokumen yang sebaiknya disiapkan sejak awal
- Ijazah sekolah atau perguruan tinggi sesuai jenjang yang dituju.
- Transkrip atau daftar nilai.
- Paspor yang masih berlaku.
- Terjemahan resmi jika bahasa dokumen tidak diterima kampus.
- Legalisasi atau autentikasi dokumen jika diwajibkan.
- Bukti kemampuan bahasa bila program meminta.
- Surat rekomendasi untuk program yang mensyaratkannya.
- Dokumen kesehatan, identitas, atau visa sesuai jalur penerimaan.
Checklist membaca syarat bahasa Arab
Sebelum mengeluarkan biaya untuk tes atau penerjemahan dokumen, periksa enam hal berikut.
- Bahasa pengantar program. Arab dan Inggris dapat digunakan secara berbeda menurut jalur.
- Jenis tes. Apakah kampus meminta tes internal, sertifikat eksternal, atau keduanya?
- Nama tes yang diterima. Jangan menganggap TOAFL setara dengan semua tes Arab.
- Skor atau level minimum. Periksa angka dan masa berlaku jika disebut.
- Konsekuensi jika level belum cukup. Beberapa kampus dapat menempatkan mahasiswa di program persiapan bahasa.
- Jadwal tes dan intake. Persyaratan dapat berubah per tahun akademik.
Mengapa Qira’ah dan struktur bahasa penting untuk calon mahasiswa?
Walaupun jenis tes berbeda, mahasiswa yang akan belajar di program berbahasa Arab membutuhkan kemampuan membaca akademik yang nyata. Teks kuliah dapat memuat terminologi syariah, bahasa formal, struktur kompleks, dan referensi yang tidak mudah dipahami melalui terjemahan kata demi kata.
Latihan qira’ah, nahwu, shorof, dan kosakata akademik membantu mahasiswa membaca dengan lebih efisien. Jika tujuan studi adalah syariah, hadis, tafsir, bahasa Arab, atau disiplin keislaman lainnya, kemampuan ini jauh lebih penting daripada sekadar memiliki sertifikat.
Contoh strategi persiapan tiga tahap
| Tahap | Fokus | Hasil yang dituju |
|---|---|---|
| 1. Verifikasi | Cek bahasa pengantar, tes, dan dokumen program | Tahu persyaratan sebenarnya sebelum mengambil tes |
| 2. Diagnosis | Ukur qira’ah, istima’, struktur, dan kosakata | Mengetahui kelemahan bahasa |
| 3. Persiapan | Latihan akademik dan pengurusan dokumen | Siap mengikuti tes kampus serta proses administrasi |
FAQ tentang syarat bahasa Arab universitas Saudi
- Q: Apakah semua universitas Saudi mewajibkan TOAFL?
A: Tidak. Tidak ada dasar untuk menyatakan TOAFL sebagai syarat universal seluruh universitas Saudi. - Q: Apakah Universitas Islam Madinah menguji bahasa Arab?
A: Ya, untuk pelamar tertentu dari negara non-Arab pada jalur teoretis, universitas mewajibkan tes penempatan bahasa Arab. - Q: Apakah harus lulus tes bahasa Arab Universitas Islam Madinah?
A: FAQ resmi menyebut pelamar tetap dapat diterima meskipun belum menguasai bahasa Arab, tetapi perlu mengikuti program bahasa sebelum jenjang sarjana. - Q: Apakah King Abdulaziz University menerima TOAFL?
A: Jangan diasumsikan. KAU memiliki aktivitas pengujian bahasa Arab seperti tes Hamza, tetapi penerimaan sertifikat tertentu harus diverifikasi pada program yang dituju. - Q: Apakah ijazah Indonesia harus diterjemahkan?
A: Terjemahan dapat diperlukan bila bahasa dokumen tidak diterima. Bentuk terjemahan dan legalisasinya mengikuti ketentuan universitas dan otoritas terkait. - Q: Apakah sertifikat bahasa Arab lebih penting daripada kemampuan nyata?
A: Tidak. Sertifikat hanya bukti. Untuk kuliah berbahasa Arab, kemampuan memahami materi akademik tetap menjadi faktor yang paling menentukan keberlangsungan studi.
Kesimpulan: verifikasi tes, jangan hanya mengejar sertifikat
Universitas Arab Saudi tidak memakai satu standar tunggal untuk kemampuan bahasa Arab. Universitas Islam Madinah memiliki tes bahasa internal untuk pelamar tertentu dan menyediakan jalur persiapan bagi mahasiswa yang belum cukup kuat. King Abdulaziz University memiliki ekosistem penilaian bahasa Arab, tetapi tidak ada dasar untuk menyebut TOAFL sebagai syarat universal.
Strategi terbaik adalah mengecek persyaratan program lebih dulu, lalu memilih tes yang memang diterima. Jika Anda ingin memetakan kemampuan sebelum mendaftar, TOAFL dapat digunakan sebagai alat evaluasi qira’ah, istima’, dan struktur bahasa tanpa menganggapnya sebagai pengganti aturan resmi kampus.
Ukur kemampuan bahasa Arab sebelum memilih jalur studi Saudi
Jika program tujuan Anda memakai bahasa Arab secara intensif, gunakan TOAFL untuk mengetahui kesiapan membaca, menyimak, dan memahami struktur bahasa. Setelah itu, cocokkan hasil serta sertifikat yang dimiliki dengan persyaratan resmi universitas. Kunjungi toafl.sch.id untuk memahami pilihan tes dan persiapan bahasa Arab yang relevan.
Penulis Yusuf Maulana, S.Pd.I.
Penulis Pembelajaran Bahasa Arab. Fokus pada strategi belajar bertahap, penguatan mufradat, latihan mandiri, dan persiapan tes bagi pelajar serta mahasiswa. Latar pendidikan: Pendidikan Bahasa Arab dan kependidikan Islam.

Saat ini belum ada komentar