Panduan Beasiswa dan Studi Timur Tengah: Syarat Bahasa
- account_circle Yusuf Maulana, S.Pd.I.
- calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Persyaratan bahasa untuk beasiswa luar negeri tidak dapat disederhanakan menjadi “wajib TOEFL” atau “wajib TOAFL”. LPDP, Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), MOSMA, dan universitas Timur Tengah memiliki mekanisme berbeda. Karena itu, calon pendaftar perlu memilih sertifikat berdasarkan skema, jenjang, negara tujuan, dan bahasa pengantar program.
Daftar Isi
Ringkasan persyaratan bahasa beberapa jalur studi luar negeri
Tabel berikut membantu memahami posisi TOEFL, IELTS, dan sertifikat kemampuan bahasa Arab. Angka yang tercantum harus selalu dicocokkan kembali dengan pedoman pada tahun pendaftaran karena penyelenggara dapat memperbarui ketentuan.
| Program | Posisi sertifikat bahasa | Catatan penting |
|---|---|---|
| LPDP SHARE 2026 – luar negeri | Sertifikat Bahasa Inggris dari jenis yang diakui LPDP | Magister luar negeri antara lain TOEFL iBT 80 atau IELTS 6,5; Doktor luar negeri TOEFL iBT 94 atau IELTS 7,0 pada kriteria umum. Pemegang LoA Unconditional sesuai ketentuan dapat memperoleh pengecualian sertifikat bahasa. |
| BIB Unggulan Keagamaan 2026 – Timur Tengah | Bahasa Inggris atau sertifikat kemampuan Bahasa Arab dari PTKIN sesuai kondisi program | Untuk perguruan tinggi Timur Tengah dengan bahasa pengantar Arab, sertifikat Bahasa Arab dari PTKIN dapat menggantikan sertifikat Bahasa Inggris. Kriteria umum Magister dan Doktor luar negeri menetapkan skor Bahasa Arab 550. |
| MOSMA – Islamic Studies | TOAFL dapat digunakan untuk jalur Islamic Studies pada ketentuan program tertentu | Pada MOSMA 2023, TOAFL 550 dicantumkan untuk Islamic Studies. TOEFL dan IELTS juga muncul dalam ketentuan kemampuan bahasa, sehingga TOAFL tidak tepat disebut satu-satunya tes untuk seluruh peserta. |
| King Abdulaziz University | Bergantung pada program | Program tertentu memakai bahasa Arab tanpa persyaratan tes Inggris, sedangkan program lain meminta TOEFL atau IELTS. Periksa halaman program yang akan dilamar. |
Mengapa calon penerima beasiswa harus membedakan bahasa seleksi dan bahasa studi?
Sertifikat yang diminta pemberi beasiswa belum tentu sama dengan bahasa yang dominan selama kuliah. Program keislaman di Timur Tengah dapat menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa pengantar, sementara pemberi dana mungkin mempunyai mekanisme pembuktian bahasa tersendiri.
Sebaliknya, universitas di kawasan Timur Tengah juga memiliki banyak program internasional atau bilingual. Negara tujuan saja tidak cukup untuk menentukan apakah pelamar harus menyiapkan TOAFL, TOEFL, atau IELTS.
LPDP: mengapa TOAFL tidak dapat menggantikan sertifikat Inggris begitu saja?
Pada Beasiswa SHARE LPDP Tahap 2 Tahun 2026, ketentuan bahasa untuk studi luar negeri menyebut sertifikat kemampuan Bahasa Inggris dari penyelenggara yang diakui. Untuk pendaftar kriteria umum, Magister luar negeri antara lain mensyaratkan TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, IELTS 6,5, atau Duolingo 120. Doktor luar negeri memiliki standar lebih tinggi, termasuk TOEFL iBT 94 atau IELTS 7,0.
LPDP juga menerapkan kelonggaran bagi pendaftar yang sudah memiliki LoA Unconditional sesuai ketentuan. Karena itu, strategi yang lebih tepat bukan mencari “pengganti TOEFL” secara umum, melainkan membaca persyaratan jalur LPDP yang sedang diikuti.
Ketentuan terbaru dapat diperiksa langsung melalui halaman resmi Beasiswa SHARE LPDP.
BIB 2026: TOAFL dapat menjadi alternatif nyata untuk studi Timur Tengah
Posisi bahasa Arab jauh lebih eksplisit dalam Pedoman Beasiswa Indonesia Bangkit Unggulan Keagamaan 2026. Pada kriteria umum, pendaftar harus melampirkan sertifikat bahasa asing yang masih memenuhi batas masa berlaku.
Pedoman tersebut memperbolehkan sertifikat kemampuan Bahasa Arab yang diterbitkan PTKIN sebagai pengganti sertifikat Bahasa Inggris apabila program studi dalam negeri merupakan program keagamaan Islam atau perguruan tinggi luar negeri berada di Timur Tengah dengan bahasa pengantar Arab.
Untuk kriteria umum, skor Bahasa Arab yang disebut adalah:
- Magister dalam negeri: 500.
- Doktor dalam negeri: 550.
- Magister luar negeri: 550.
- Doktor luar negeri: 550.
Ini berbeda dari anggapan bahwa pendaftar harus mengumpulkan TOEFL ITP 450 dan TOAFL 550 sekaligus. Pada kondisi program yang memenuhi ketentuan, Bahasa Arab berfungsi sebagai alternatif pengganti, bukan sertifikat kedua yang selalu wajib disandingkan dengan TOEFL.
Apa arti “diterbitkan oleh PTKIN” bagi calon pendaftar?
Calon peserta tidak cukup hanya mengejar angka 550. Pedoman juga membatasi sumber sertifikat Bahasa Arab, sehingga lembaga penerbit menjadi bagian dari persyaratan administrasi.
Sebelum mengambil tes, cek terlebih dahulu apakah sertifikat yang akan digunakan memenuhi kriteria penyelenggara yang disebut dalam pedoman. Skor tinggi dari sertifikat yang tidak sesuai spesifikasi administrasi dapat tetap ditolak.
MOSMA: TOAFL 550 relevan untuk Islamic Studies, tetapi jangan disebut eksklusif
Pada pengumuman MOSMA 2023, peserta diwajibkan mempunyai kemampuan bahasa yang memadai. Ketentuan tersebut mencantumkan TOEFL ITP, IELTS, serta TOAFL 550 untuk bidang Islamic Studies.
Karena itu, TOAFL memiliki relevansi kuat bagi mahasiswa yang mengincar mobilitas akademik di bidang keislaman. Namun, menyebut MOSMA sebagai program yang “hanya menerima TOAFL” akan menyesatkan karena persyaratan program juga mengenal bukti kemampuan bahasa lain.
Selain skor bahasa, calon peserta harus memperhatikan IPK, status mahasiswa aktif, semester, batas usia, pengalaman mobilitas internasional sebelumnya, dan syarat lain pada angkatan program yang sedang dibuka.
King Abdulaziz University: persyaratan harus dibaca per program
Universitas Timur Tengah tidak memiliki satu formula bahasa yang berlaku untuk semua fakultas. King Abdulaziz University menjadi contoh yang jelas.
Daftar program doktor internasional universitas tersebut menunjukkan bahwa PhD Sharia and Islamic Studies menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa studi dan saat ini mencantumkan tes Bahasa Inggris sebagai tidak diwajibkan. Sebaliknya, program seperti History dan sejumlah program bilingual dapat mensyaratkan TOEFL iBT atau IELTS.
Karena itu, klaim bahwa seluruh pendaftar King Abdulaziz University harus mempunyai “IELTS/TOEFL + Bahasa Arab” tidak tepat. Gunakan daftar program internasional King Abdulaziz University untuk memeriksa bahasa pengantar dan persyaratan program tujuan.
TOAFL paling strategis untuk siapa?
TOAFL paling relevan bagi pelamar yang mengincar program dengan bahasa pengantar Arab atau bidang akademik yang membutuhkan kemampuan membaca sumber primer Arab. Contohnya meliputi tafsir, hadis, fikih, syariah, bahasa dan sastra Arab, pendidikan bahasa Arab, serta sebagian kajian Timur Tengah.
Untuk program STEM atau studi internasional berbahasa Inggris, skor TOAFL tidak otomatis menggantikan TOEFL, IELTS, PTE, Duolingo, atau tes lain yang ditentukan pemberi beasiswa dan universitas.
Jangan hanya mengejar skor: cek empat lapis persyaratan
Strategi beasiswa yang aman adalah memeriksa persyaratan dari empat sumber berbeda.
- Pemberi beasiswa. Periksa jenis sertifikat, skor minimum, dan masa berlaku.
- Universitas tujuan. Periksa bahasa pengantar dan syarat penerimaan program studi.
- Program studi. Satu universitas dapat memiliki persyaratan bahasa berbeda antarprogram.
- Visa dan administrasi negara tujuan. Pastikan ijazah, transkrip, terjemahan, apostille, legalisasi, atau verifikasi lain sesuai aturan yang benar-benar berlaku.
Bagaimana menyusun strategi sertifikat bahasa?
Mulailah dari daftar tiga sampai lima program tujuan. Buat kolom bahasa pengantar, skor yang diminta, jenis sertifikat yang diterima, masa berlaku, dan tenggat pendaftaran.
Jika semua program mengharuskan bahasa Inggris, prioritaskan tes Inggris. Jika target utama adalah program keagamaan berbahasa Arab di Timur Tengah dan skema beasiswa menerima sertifikat Arab, TOAFL dapat menjadi investasi yang jauh lebih relevan.
Contoh keputusan: BIB S2 Timur Tengah berbahasa Arab
Misalnya seorang lulusan Syariah ingin mendaftar Beasiswa Unggulan Keagamaan BIB 2026 untuk Magister di universitas Timur Tengah dengan bahasa pengantar Arab. Dalam kondisi yang memenuhi ketentuan pedoman, ia dapat menggunakan sertifikat kemampuan Bahasa Arab dari PTKIN dengan skor minimal 550 sebagai pengganti sertifikat Bahasa Inggris.
Keputusan ini berbeda apabila program target ternyata menggunakan bahasa Inggris. Bahasa pengantar program menjadi variabel penting yang harus diperiksa sebelum memilih tes.
Checklist persiapan beasiswa luar negeri
- Tentukan program dan universitas tujuan sebelum memilih tes bahasa.
- Cek pedoman beasiswa edisi terbaru, bukan poster atau informasi tahun sebelumnya.
- Catat jenis sertifikat dan lembaga penerbit yang diakui.
- Periksa skor minimum dan masa berlaku sertifikat.
- Pastikan bahasa pengantar program tujuan.
- Siapkan ijazah, transkrip, rekomendasi, proposal, dan dokumen profesi bila dibutuhkan.
- Periksa aturan terjemahan serta legalisasi langsung dari universitas dan otoritas tujuan.
- Ambil tes lebih awal agar masih tersedia waktu untuk mengulang apabila skor belum memenuhi target.
FAQ tentang TOAFL dan beasiswa luar negeri
- Q: Apakah LPDP menerima TOAFL untuk menggantikan IELTS?
A: Pada ketentuan Beasiswa SHARE LPDP 2026, TOAFL tidak tercantum sebagai bukti kemampuan Bahasa Inggris. Ikuti daftar tes yang disebut pada skema LPDP yang Anda pilih. - Q: Apakah BIB S2 Timur Tengah wajib TOEFL dan TOAFL sekaligus?
A: Tidak menurut Pedoman Beasiswa Unggulan Keagamaan 2026. Untuk tujuan Timur Tengah dengan bahasa pengantar Arab, sertifikat Bahasa Arab dari PTKIN dapat menggantikan sertifikat Bahasa Inggris sesuai ketentuan. - Q: Berapa skor Bahasa Arab untuk BIB Magister luar negeri?
A: Pada kriteria umum BIB Unggulan Keagamaan 2026, skor yang tercantum adalah 550. - Q: Apakah MOSMA Islamic Studies menerima TOAFL?
A: Pada pengumuman MOSMA 2023, TOAFL 550 disebut untuk bidang Islamic Studies. Periksa pedoman angkatan terbaru sebelum mendaftar. - Q: Apakah semua kampus Arab Saudi meminta IELTS?
A: Tidak. Persyaratan berbeda berdasarkan universitas dan program. Beberapa program berbahasa Arab bahkan tidak mensyaratkan tes Bahasa Inggris.
Persiapkan kemampuan bahasa Arab untuk studi global
Jika program beasiswa atau kampus tujuan Anda menerima sertifikat kemampuan Bahasa Arab, persiapan sebaiknya dimulai jauh sebelum pendaftaran. Gunakan tes TOAFL Bahasa Arab untuk mengenali kemampuan istima’, qira’ah, dan tarakib, lalu cocokkan jenis sertifikat, skor, serta lembaga penerbit dengan pedoman resmi skema yang dituju. Informasi TOAFL lainnya tersedia di toafl.sch.id.
Penulis Yusuf Maulana, S.Pd.I.
Penulis Pembelajaran Bahasa Arab. Fokus pada strategi belajar bertahap, penguatan mufradat, latihan mandiri, dan persiapan tes bagi pelajar serta mahasiswa. Latar pendidikan: Pendidikan Bahasa Arab dan kependidikan Islam.

Saat ini belum ada komentar